Pages

Ads 468x60px

Selasa, 31 Januari 2012

Petualangan Hari Ahad

Hari ahad menjadi hari favoritku, agendanya sudah tetap dan jelas, dari pagi sampai sore terisi penuh dengan aktifitas menyenangkan dan bermanfaat. pagi terkadang diisi dengan rapat, biasa rapat di masjid raya bersama orang-orang yang luar biasa pastinya. kadang-kadang rapat departemen, kadang juga rapat dengan beberapa senior. ada diskusi juga ada canda dan ada sarapan pagi bersama. menyenangkan..

kemudian dilanjut dengan agenda pekanan, melingkar, dulu aku sebut dengan perjalanan keluar kota. soalnya lokasinya jauh dari rumahku, tapi tetap agenda yang satu ini yang paling aku tunggu. ketemu teman-teman yang luar biasa, membicarakan hal-hal yang juga luar biasa. rasanya ingin berlama-lama kalau sudah bertemu, tapi perjalanan harus terus dilanjutkan. setelah melingkar, kami terkadang makan siang bersama, tempat favorit kami rumah makan bakso gunung. setelah itu dua sampai tiga orang diantara kami akab melanjutkan petualangan ke masjid raya batam untuk kembali melingkar, dengan kelompok yang berbeda dan peran yang berbeda. kembali bertemu dengan wajah-wajah muda yang semangat luar biasa. senang rasa hati. semoga kami semua tetap diberi keistiqomahan. aamiin ya Rabb.

akhirnya, sore aku lanjutkan dengan mengikuti kelas arab. aku udah dua kali mengikuti kelas arab di tempat yang berbeda, tapi kok gak bisa-bisa ya. hehe. mungkin kurang serius, semoga sekarang bisa. 

dan petualangan hari ahad harus berakhir di bus kota yang mengantarkan aku dan teman dari batam center yang penuh kesibukan ke daerah tiban yang tenang.. saatnya kembali ke keluarga dan beristirahat.

Selasa, 24 Januari 2012

coming soon....


DATANG ATAU MENYESAL ....!!!
Ayo... datang beramai2..

Senin, 16 Januari 2012

Tips menghilangkan rasa panas ditangan karena cabe


Memasak, kegiatan ini yang setahun belakangan mulai saya geluti. Walaupun bukan sebagai master chef, setidaknya peran saya cukup membantu dalam menyelesaikan pesanan ketring yang berkotak-kotak. Memang pekerjaan saya bukanlah langsung berhadapan dengan kompor, kuali, minyak, dan kawan-kawannya. Saya hanya diperbolehkan memotong ini itu, membungkus ini itu, dan lain sebagainya. Karena, pastinya kami tidak mau mengambil resiko kehilangan pelanggan dengan membiarkan masakan diracik dari tangan saya. hohoh

Dan untuk kamu-kamu yang punya hobi memasak, ternyata oh ternyata, memasak itu bisa menyeimbangkan otak kanan dan kiri lo. Jadi, memasak bisa menggantikan senam otak. Tentang info yang satu ini, saya tidak punya literature yang membenarkannya ya, info ini saya dapatkan dari teman liqo’ saya yang pada saat itu agenda kami adalah latihan memasak.

Well, saudara-saudara, bagi kamu-kamu yang pernah masak, apa lagi masakan Indonesia pasti tidak jauh-jauh dari cabe. Sebagai bumbu pada masakan, cabe bisa di iris tipis atau dihaluskan. Nah, untuk menghaluskan ada metode modern dengan menggunakan blender atau metode tradisional dengan menggiling cabe menggunakan ulekan (saya ga tau namanya apa). Sama halnya dengan mengupas bawang yang meninggalkan bekas, membuat air mata keluar, menggiling cabe juga meninggalkan bekas, yaitu tangan kita bisa panas. Yang tidak pernah ngulek cabe, jangan dibayangkan panas karena terbakar ya, tapi bayangkan rasa mulut atau bibir kita ketika kita makan bakso dengan full cabe (Nah gitu tu panasnya, mirip banged, tinggal dipindahin aja panas di mulut ke tangan) *selamat membayangkan :)

Sore ini, saya kembali berurusan dengan cabe, bukan mengulek, tapi memotong kecil-kecil, parahnya cabe yang dipotong adalah cabe rawit, cabe jenis ini yang terkenal paling pedas diantara cabe-cabe yang lain. Ketika memotong dan beberapa waktu setelah memotong cabe, panas di tangan tidak langsung terasa tetapi beberapa jam kemudian panas teramat sangan barulah dirasakan disekitar jari-jari tangan.

Akhirnya ada beberapa tindakan yang saya lakukan...
Pertama, hal yang pertama saya lakukan adalah tindakan putus asa kebanyakan orang yang tangannya panas akibat cabe, yaitu mencuci dengan air dingin, memasukkan tangan kekulkas, bahkan menggenggam es batu sampai beku es pindah ketangan. Jika anda mencoba cara ini maka bisa saya pastikan bahwa anda akan menjadi GATOT alias gagal total, karena rasa panas ditangan anda tidak akan berkurang sedikitpun dengan tindakan diatas.

Kedua, setelah gagal dengan percobaan yang pertama akhirnya saya mengikuti apa yang emak saya sarankan yaitu mencuci tangan dengan minyak goreng. Dari awal saya sudah berfikir bahwa teori ini pasti tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Dan benar saja, setelah saya mencoba mencuci tangan  dengan minyak goreng dan membilasnya dengan sabun tetap saja BEGAL alias benar-benar gagal.

Tidak putus asa, saya pun kembali memutar otak, mengunjungi dapur dan mencari-cari bahan-bahan masakan apa yang bisa saya gunakan. Dan mata saya tertuju pada garam. Saya ambil sesendok teh garam dan saya usap-usap dibagian tangan yang panas, setelah saya bilas dengan air bukan hilang panas yang saya rasakan tapi justru tangan saya menjadi halus. Ternyata eksperimen saya NGABIS alias ngaco abis, karena garam itu berfungsi untuk menghaluskan kulit. Mungkin pernah ada yang liat iklannya di tipi-tipi.

Ditengah-tengah keputus asaan saya, dengan mengipas-ngipaskan tangan yang kepanasan, saya kembali berfikir keras untuk menemukan jalan keluar dari permasalah berat yang sedang menimpa saya. Dan, saya teringat dengan kebiasaan saya ketika makan makanan yang pedas, ketika mulut menjadi panas karena cabe saya biasanya minum air hangat (lebih kepanas) saya tahan sebentar di mulut dan ini mujarab menghilangkan panas dimulut. Akhirnya saya berfikir, kenapa tidak dicoba ditangan yang kepanasan akibat cabe, toh sama-sama cabe kan. Akhirnya saya pun melakukan tindakan yang luar biasa itu.

Ikutilah tahapan-tahapan yang saya lakukan

  •          Ambil mangkuk ukuran sedang
  •     Isi dengan sedikit air panas dicampur air dingin, sehingga rasa air menjadi hangat (lebih ke panas ya) jadi bukan hangat yang lebih kedingin. Faham ya maksudnya
  •    Kemudian rendam tangan didalam air, dengan sesekali mengangkat tangan keluar dari mangkuk, karena kalau direndam kelamaan nanti tangannya bisa melepuh, heheh. Tahan hingga 1 atau 2 menit atau sampai air menjadi dingin
  •        Kemudian ulangi 2 atau 3 kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Dan setelah saya mencobanya beberapa menit kemudian tangan saya kembali normal (horeeyy) tidak panas lagi. Untuk yang satu ini juga saya belum bisa menarik kesimpulannya secara ilmiah, ini terjadi begitu saja tapi tetap sesuai dengan apa yang saya bayangkan.

Demikianlah tips yang bisa saya bagi dengan sesama tukang masak yang tangannya kepanasan setelah menggiling atau memotong cabe. Ingat, jangan pernah mencuci tangan yang panas dengan air dingin, begitu juga ketika mulut kita kepedasan, jangan minum air dingin, tapi gunakanlah air hangat untuk menghilangkan pedas atau kepanasan akibat cabe, karena air dingin akan membuat panas atau pedas semakin terasa. Demikian tips yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. ^.^

Minggu, 01 Januari 2012

"---------------"

timbulnya rasa kecewa mungkin karena kita bekerja bukan karena-Nya, tapi karena nya....




rumah ini di huni oleh para manusia kawan, bukan malaikat...

Rabu, 21 Desember 2011

pak marpaung dalam kenangan

emang paling enak jadi guru. akan selalu diingat oleh ratusan (bahkan ribuan) murid2nya disetiap angkatan. tak usah berbicara tentang guru favorit (itu sudah biasa) mari berbicara tentang guru tergalak disekolah anda. apa yang dibicarakan ketika anda bertemu dengan teman saat sekolah dulu kemudian berusaha mengingat-ingat kenangan indah masa sekolah. anda mungkin akan menceritakan guru terbaik dan mungkin yang paling seru anda ceritakan adalah guru tergalak. "bapak itu dulu yang paling galak, aku pernah dihukum" yaps mungkin kata-kata seperti itu yang akan keluar tapi biasa diakhiri dengan kalimat "itu untuk mendidik kita agar disiplin"..
ini tentang guru tergalak saya ketika SMP, saya ga pernah diajar dengan beliau, tapi popularitas beliau mengalahkan artis sekolah saat itu. pak marpaung. yaps.. yang pernah sekolah di SMPN3 batam th2005 kebawah pasti mengenalnya. dan kenangan tak terlupakan saya bersama beliau adalah, ketika sesi foto untuk UAN, semua siswi berjilbab harus membuka jilbabnya. saya pun menangis dihadapan beliau agar diizinkan tetap menggunakan jilbab, walaupun saya tau usaha saya itu pasti gagal. karena ketentuan itu bukan dibuat oleh pihak sekolah, tapi dinas..
oke, apapun kenangan anda dengan guru tergalak anda pasti ada manfaatnya. terimakasih pak marpaung, berkat anda idealisme saya semakin menguat. jilbab selalu saya pertahankan walau jabatan sebagai pembawa bendera saat ditugasi menjadi paskibra sangat menggoda, tapi jika harus tanpa jilbab kebanggaan itu tak ada artinya.

selamat jalan pak marpaung....

Rabu, 23 November 2011

indahnya jadi akhwat [part2]


Bismillah, 
Setelah note indahnya jadi akhwat [part1] http://sheeta-masytaulfah89.blogspot.com/2011/06/kaos-kaki-indahnya-jadi-akhwat.html sukses dipasaran (halah), kembali saya ingin menilik pernak-pernik unik dan nyentrik ala akhwat yang lainnya. Setelah mendengar beberapa kisah para sahabat dan tentunya kisah pengalaman pribadi yang semuanya akan dirangkum dalam jilat investigasi ^,^

Mungkin teman-teman adalah para mahasiswa, karyawan, siswa atau ibu rumahtangga. Berbagai profesi, tentunya tempat “nongkrong”nya pun beda-beda, dan bisa jadi kisahnya pun berbeda. kali ini masih bertema tentang penampilan akhwat yang “beda dari yang lain”. Jilbab melambai, rok, manset, kaoskaki, atau sesekali gamis, intinya semua tertutup, rapat, tanpa celah. Dengan ini akhirnya, tanpa kita sadari dan tanpa kita inginkan, akan ada suara- suara berterbangan disekitar telinga yang kadang membuat kita malu, sedih atau bahkan atit ati alias sakit hati. Kalau ada yang mengomentari penampilan kita apa yang biasa kita lakukan? Menghibur diri “yasudahlah, gak usah didengar”, tapi hati kecil terus menjawab “tapi komentar itu terus-menerus diulang” dan kembalilah menghibur diri “itu hanya diawal-awal aja, toh nanti mereka akan capek”.

Nah, bagi teman-teman yang pernah dikomentari penampilannya coba saya tebak, mungkin komentarnya adalah “ih, kamu pakai pakaian kayak gini jadi kayak ibu-ibu”. Ayo siapa yang pernah dikomentari kayak gini acungkan tangan. (saya, saya, saya dengan seketika hampir semua akhwat mengangkat tangan), hampir semua akhwat pernah dikomentari kayak gini toh??? nah, saya punya jawaban nih buat teman-teman yang dibilang kayak ibu-ibu, mungkin bisa jadi pelipur lara atau menembak mati sang komentator. Teman-teman cukup jawab, Alhamdulillah dibilang kayak ibu-ibu, daripada dibilang kayak bapak-bapak, wah…kan bisa gawat tuh.. bisa gempar dunia persilatan ^,^

Dan komentar lainnya, kalau yang  ini pengalaman pribadi. Saya pernah dibilang kayak ninja. Oh no..!ninja dong saudara-saudara, bayangkan, betapa beruntungnya ninja itu disamakan dengan saya. Hoho.. saya ingat betul ketika itu tahun pertama saya hijrah, lagi semangat 45, eh tiba-tiba dbilang kayak ninja bisa dibayangkan gimana perasaan saya? (ayo bayangkan) mungkin perasaannya sama dengan ketika gawang kurnia meiga dirobek-robek oleh tendangan finalti harimau Malaya di final sea games tadi malam, hehe gak nyambung. Artinya saudara-saudara, memang menyakitkan, mengecewakan, menyedihkan, dan me-me lainnya. Tapi apakah itu cukup untuk menggoyangkan idealisme kita? Oh tidak bisa… tidak segampang itu saudara-saudara. Taukah anda wahai para komentator, bahwa idealisme itu sudah sangat mengakar dan mendarah daging pada diri kami sehingga angin, badai, putingbeliung pun akan mikir ribuan kali untuk mencoba mengacak-acaknya. Kami akan tetap “unik”, kami akan tetap “nyentrik”, walau kami sadar, menjadi putih dilingkungan yang hitam itu sulit.

Untuk itu saudara-saudara, saya dedikasikan kedua jempol untuk teman-teman yang selalu dipandang aneh, diliatin dari jauh sampai dekat dan dari atas sampai bawah, dipandang seolah-olah makhluk luar angkasa yang nyasar dibumi. Dan kepada teman-teman yang sembunyi-sembunyi memakai rok kekampus sedangkan seragam kampusnya menggunakan celana (senggol anak-anak kebidanan dan keperawatan :). Salut untuk semua akhwat yang tetap bersinar ditengah kumpulan manusia yang hiruk-pikuk mengomentarinya. Yakinlah saudara-saudara senasib dan seperjuangan, bahwa bayaran dari ini semua sangat indah. Bukankah harus menunggu hujan untuk melihat indahnya pelangi?? Maka bersabarlah.. ^,^

Kamis, 22 September 2011

GENERASI KE-9

Mahasiswa sebagai generasi penerus adalah aset yang sangat berarti bagi sebuah miniatur kehidupan umat manusia, karena mahasiswa merupakan kelompok yang paling elitis dengan potensi keilmuan dan menjadi kelompok elit yang berpengaruh di masyarakat.
Untuk memilah yang baik dan benar, Allah Subhanallahuwata’alla dengan karuniaNya yang begitu luas telah mengaruniakan kepada kita nikmat yang tiada terkira sebagai bahan pembanding yakni Al Qur’an dan Al Hadist, fenomenanya saat ini adalah sudah banyak yang melupakannya. Dan disinilah peran KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) tampil kehadapan untuk mengantarkan generasi mudanya kepada filter kehidupan yang tak pernah berubah eksistensi sistemnya. KAMMI sebagai organisasi kader senantiasa mengantar kader-kadernya kepada pemahaman yang utuh kepada Al Qur’an dan Al Hadist karena bagi KAMMI hanya dengan kembali kepada dua hal tersebut maka segala persoalan umat akan dapat diatasi.
Latihan Kepemimpinan atau Daurah Marhalah I (DM I) sebagai salah satu sistem pengkaderan di tubuh KAMMI sendiri membawa peranan yang signifikan dalam hal ini. Karena disamping mengantarkan kadernya kepada pemahaman Al Qur’an dan Al Hadist juga memberikan pemahaman politik kepada kadernya sebagai salah satu ilmu yang harus dikuasai oleh kader KAMMI dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan.
Latihan Kepemimpinan ini dimaksudkan sebagai sarana pembinaan generasi muda/mahasiswa, karena pada kegiatan ini kita dilatih atau ditraining dalam kepemimpinan sehingga diharapkan nantinya alumni Latihan Kepemimpinan ini dapat menjadi kader-kader yang mempunyai pemahaman tentang gerakan organisasi mahasiswa Islam khususnya KAMMI.
Dengan umur yang masih muda, KAMMI Komisariat Batam saat ini sendiri sudah melakukan 8 (delapan) kali latihan kepemimpinan terhitung dari tahun 2007. Kader-kader alumni Latihan Kepemimpinan KAMMI Komisariat Batam pun sudah banyak menuai prestasi di kampus masing-masing. Dari Presiden Mahasiswa (BEM), Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA), ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK), sampai ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), bahkan pengurus-pengurusnya pun juga terdiri dari alumni Latihan Kepemimpinan ini. Inilah yang dimaksud KAMMI pada mimpi besarnya, menjadikan tubuh KAMMI sebagai wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin dalam upaya mewujudkan bangsa dan Negara Indonesia yang Islami.
Saat ini, KAMMI Komisariat Batam sedang mempersiapkan diri untuk kembali mengadakan Latihan Kepemimpinan untuk yang ke 9 (Sembilan) kalinya. Kegiatan yang rencananya diadakan di Gedung Pemuda dan Olahraga (KANPORA) Hang Jebat ini akan diisi 8 (delapan) materi dilengkapi dengan forum diskusi dan simulasi, dengan pemateri-pemateri yang muda dan professional.
Untuk itu pada kesempatan kali ini kami bermaksud untuk mengundang rekan-rekan mahasiswa agar dapat bergabung dan ikut serta dalam Latihan Kepemimpinan yang insyaallah akan diadakan pada tanggal 14-16 Oktober mendatang. Sedangkan pra Latihan Kepemimpinan akan diadakan pada tanggal 2 oktober dengan format bakti social di Panti Asuhan An-Nur dapur12. Untuk yang mau berorganisasi dan menambah pengetahuan agama, disinilah satu-satunya yang bisa mendapat dua-duanya. Hanya 2 (dua) hal yang kami tawarkan disini, datang atau menyesal !
KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang energik, untuk dapat bergerak meneruskan mata rantai kepemimpinan ini. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang kreatif, untuk dapat berfikir melahirkan solusi permasalahan ummat. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang kritis, untuk dapat berargumentasi melontarkan pendapat. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang islami, untuk dapat menebar benih-benih keindahan islam disetiap ia berjalan. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang hebat, untuk dapat terus meneriakkan kebenaran. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang istiqamah, untuk dapat terus disini, dijalan dakwah ini, sampai pada waktunya ketika kaki tak lagi sanggup melanggah, tangan tak lagi sanggup mencengkram, mulut tak lagi sanggup memekik dan darah tak lagi mengalir. Karena sesungguhnya, hanya JannahNyalah yang kami nanti dan Ia adalah sebaik-baik tujuan. KAMMI, menanti pemuda-pemuda yang akan menjadi generasi ke-9 dari rantai panjang yang terus kami jalin. KAMMI, menanti pemuda-pemuda luar biasa untuk sama-sama merasakan sensasi luar biasa yang ditawarkan jalan indah ini.
Dan siapakan yang akan menjadi generasi ke-9 KAMMI Komisariat Batam? Siapakah yang akan menuntaskan perubahan? Siapakah yang ingin menorehkan namanya dengan tinta emas pada perjalan sejarah hari ini? Andakah orangnya? Mari, menjadi generasi ke-9 KAMMI Komisariat Batam. Coba dan buktikan sendiri !
Salam ta’zim untuk para hizbullah Batam. Allahuakbar !! ~MaTa

Genggamlah dunia ditanganmu
Berbekal keimanan hanya Allah tujuan
Bersama KAMMI membangun negri
Ulurkanlah tanganmu ini
Satukan hati visi dan misi
Maju bersama KAMMI


Catatan : pendaftaran relawan pra Latihan Kepemimpinan (Baksos) dan pendaftaran peserta Latihan Kepemimpinan bisa pada Penanggung jawab Kampus masing-masing. Universitas Batam; Bela (+6256 6821 2442), Wita (+6256  6834 3061). Politeknik Negri Batam; Nadra (+62856 6811 9800), bagas (+62857 6524 1416). Universitas Riau Kepulauan; Mely (+6215 3405 1991 ), Aprin(+6212 7031 1209).